Imam Muhammad Baqir as: “Orang yang mencari ilmu dengan tujuan mendebat ulama (lain), mempermalukan orang-orang bodoh atau mencari perhatian manusia, maka bersiap-siaplah untuk menempati neraka. Kepemimpinan tidak berhak dimiliki kecuali oleh ahlinya”.
LAKUKAN SEKECIL APAPUN YANG KAU BISA UNTUK BELIAU AFS, WALAU HANYA MENGUMPULKAN TULISAN YANG TERSERAK!

فالشيعة هم أهل السنة

Senin, 15 Juli 2013

Saudi Rekrut Rakyat Yaman untuk Berperang di Suriah

Sumber-sumber suku Informasi di Yaman mengungkapkan bahwa Riyadh menghabiskan sejumlah besar dana untuk membujuk warga Yaman yang berada di Arab Saudi terlibat perang proxi di Suriah.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan surat kabar al-Jomhour Yaman pada 14/07/13, sejumlah warga Yaman yang meninggalkan Arab Saudi mengatakan, perwira Saudi telah memberikan mereka proposal yang menggoda supaya ikut berperang bersama pemberontak dalam melawan pemerintah Suriah.

Ikhwanul Muslimin akan Bentuk Tentara Pembebasan Mesir

Ikhwanul Muslimin memperingatkan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir dan partai politik oposisi dan akan membentuk Tentara Pembebasan Mesir untuk mengembalikan hak-hak hukum IM.

Ikhwanul Muslimin akan membentuk Tentara Pembebasan Mesir dalam waktu dekat untuk mengambil kembali hak yang sah, kata Ketua Ikhwanul Muslimin Mohammad Badie pada hari Ahad, 14/07/13, sebagaimana dilaporkan situs berbahasa Arab an-Nahar.

Lagi, Fitnah terhadap Al-Azhar dan Militer Mesir

Kemarin (14/7) santer diberitakan di beberapa media bahwa Ulama Al-Azhar berkumpul di masjid Al-Azhar untuk mendukung mantan Presiden Dr. Mohammad Morsi. Media tersebut menyebutkan bahwa Militer mengepung masjid dan melarang muazin mengumandangkan azan Zuhur. Mosleminfo berhasil mendapatkan info valid terkait kejadian sebenarnya:

Mencari Titik Temu NU dan Muhammadiyah

Seperti diperkirakan sebelumnya, penetapan awal Ramadhan 1434 H tahun ini cukup ramai. Sebagian umat Islam yang mengikuti Muhammadiyah menjalankan puasa lebih dulu, berbeda dengan ketetapan pemerintah. Bahkan jauh sebelum pemerintah menggelar sidang istbat, ormas dimaksud sudah menetapkan awal Ramadhan dengan metodenya sendiri.

Kontan perbedaan ini menjadi bahan berita menarik bagi berbagai media massa. Secara “news” penetapan awal Ramadhan itu sendiri sudah menarik karena melibatkan rasa ingin tahu masyarakat, apalagi jika ada yang berbeda.

Inilah Tanggapan Al-Azhar terhadap Fatwa DR. Yusuf Al-Qardhawi

Pasca Presiden Mesir Muhammad Morsi dilengserkan oleh jutaan rakyat Mesir yang turun ke jalan, Ketua Asosiasi Ulama sedunia, Prof. Dr. Yusuf Al-Qardhawi mengeluarkan fatwa yang berisi tentang kewajiban seluruh rakyat Mesir untuk mendukung presiden terpilih Dr. Muhammad Morsi. Al-Azhar sebagai institusi keagamaan panutan di Mesir merasa perlu untuk merespon fatwa yang dirasa kurang tepat tersebut. Pusat Informasi Al-Azhar merilis tanggapan resmi Al-Azhar demi meluruskan kandungan fatwa Al-Qardhawi tersebut.


Bahaya! Militer Temukan Dokumen Kesepakatan antara Obama dan Morsi

Kongres Amerika menuntut Presiden Obama meminta kembali bantuan Amerika Serikat kepada Ikhwanul Muslimin (IM) sejumlah 8 miliar dolar yang diterima oleh  Khairat Syathir, Wakil Mursyid ‘Aam Ikhwanul Muslimin Mesir, sebagai ganti pelepasan 40% wilayah Mesir untuk warga Palestina yang berafiliasi kepada Hamas. Saat Khairat Syatir dan petinggi IM tak lagi berkuasa, Obama berada pada situasai yang dilematis karena kesepakatan tersebut yang tidak tuntas. Inilah sikap Obama yang menjadi penyebab utama kemurkaan para anggota Kongres dalam rapatnya kemarin.

Pulang dari ‘Jihad’ di Suriah, Seorang Pemuda Kafirkan Ulama Saudi

Perang saudara di Suriah yang semula hanya melibatkan rezim Bashar Asad dan kalangan oposisi, kini semakin melebar. Disinyalir, rezim Bashar mendapatkan dukungan militer dari Hizbullah, sedangkan oposisi lebih dahulu mendapatkan dukungan dari Hamas/Ikhwanul Muslimin dan Salafi Wahabi. Bantuan militer oposisi semakin bertambah semenjak Amerika memimpin pertemuan 11 negara pendukung oposisi di Dhoha, Qatar.

Tidak hanya negara-negara pro oposisi Suriah yang bergerak memberi dukungan, sebagian ulama Sunni juga giat menggelorakan ‘jihad’ ke Suriah. Diantara yang paling gencar adalah Syekh Yusuf Al-Qardhawi dan Syekh Muhammad Arifi, seorang ulama Saudi yang baru-baru ini ceramah umum menggelorakan semangat jihad rakyat Mesir di Kairo.

Potret Kaum Baduwi dan Ibnu Saba’ Pada Masa Sahabat

Geys Abdurrahman Assegaf Lc.*
Para Sahabat Rasulullah saw adalah murid-murid Beliau Saw yang terdidik dan tertempa secara langsung. Mereka adalah panglima dakwah yang menuntut Ilmu secara langsung kepada Rasulullah saw, sebagaimana para sahabat sepeninggal Rasulullah saw mengajarkannya secara bersambung pula kepada para Tabi’in dan seterusnya kepada para Ulama Pewaris Nabi. Oleh karenanya Beliau Saw bersabda, Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Hidupku lebih baik bagi kalian. Kalian berbuat sesuatu, aku dapat menjelaskan hukumnya. Wafatku juga lebih baik bagi kalian. Apabila aku wafat, maka amal perbuatan kalian ditampakkan kepadaku. Apabila aku melihat amal baik kalian, aku akan memuji kepada Allah. Dan apabila aku melihat sebaliknya, maka aku memintakan ampun kalian kepada Allah.” (HR. al-Bazzar/1925).

Minggu, 14 Juli 2013

Mencari Akal Wahabi dan Sekulerisme dalam Filsafat

Oleh: Muhammad Ma'ruf
 
Menarik untuk memperhatikan hasil hipotesa Husein Heryanto tentang kemiripan Agnotisme Imanuel Kant dan Islam Radikal. Beliau mengatakan terdapat persamaan pemikiran antara Kant (nomenalisme) dan agama radikal - fenomalis; diantaranya, menolak metafisika, skeptisis terhadap akal, afinitas yang kuat dengan positifisme dan saintifisme, cenderung pragmatis, kosmologi sekuler dan mencampakan tradisi. Hal ini disampaikan dalam makalahnya berjudul "Nomenalisme dan Fenomenaisme; dua kutub ektrim Kantian yang mengoyak spiritualisme" dalam diskusi yang diselenggarakan Jurnal Kanz Philosophia, 26/4 di Sekolah Tinggi Sadra-Jakarta Selatan. 

Teroris Takfiri Di Ambang Kehancuran

Sumber-sumber di Suriah, Sabtu (13/7) mengabarkan tentang meningkatnya eskalasi bentrokan antara kelompok pemberontak Free Syrian Army dengan kelompok teroris Takfiri, Al Qaeda di Barat Laut negara itu.
 
Bentrokan senjata antara sesama kelompok teroris Suriah itu terjadi sejak beberapa hari lalu setelah salah satu kelompok yang berafiliasi ke Al Qaeda berusaha merebut persenjataan milik Free Syrian Army. Bentrokan-bentrokan itu menunjukkan adanya peningkatan eskalasi ketegangan antara FSA, pemberontak dan kelompok-kelompok Salafi underbow Al Qaeda seperti Front Al Nushra.

Jumat, 12 Juli 2013

FSA Gelar Sidang Bahas Pembunuhan Anggotanya oleh Teroris Takfiri

Pasca tewasnya seorang panglima Pasukan Bebas Suriah (FSA) di tangan sekelompok anasir Takfiri afiliasi Al-Qaeda, para anggota senior FSA menggelar pertemuan khusus guna membahas dan menetapkan keputusan tentang masalah ini.  
 
Tasnimnews mengutip Al-Arabiya (12/7) melaporkan, setelah pembunuhan terhadap Muhammad Kamal Al-Hamami, Luwi Al-Miqdad seorang juru bicara FSA mengatakan, "Para pejabat senior kelompok ini hari ini (Jumat, 12/7) berunding untuk membicarakan kasus pembunuhan terhadap Al-Hamami."
 

Militan Takfiri Suriah Ancam Akan Membunuh Semua Komandan FSA

Sekelompok militan Takfiri di Suriah membunuh seorang komandan senior Pasukan Bebas Suriah (FSA) menyusul eskalasi pertikaian di antara kelompok-kelompok bersenjata dukungan asing di Suriah.

Qassem Saadeddine, seorang juru bicara FSA (11/7) mengatakan bahwa para militan Takfiri membunuh Kamal Hamami atau yang dikenal dengan Abu Bassel Al-Ladkani, setelah pertemuan membahas rencana pertempuran di kota pelabuhan Latakia, Suriah.
 

Kamis, 11 Juli 2013

Ternyata! CIA Diam-diam Telah Latih Pemberontak Suriah Sejak Akhir 2012

Badan intelijen Amerika Serikat, CIA dan pasukan operasi khusus AS, diam-diam telah melatih para pemberontak Suriah selama berbulan-bulan. Jauh sebelum Presiden AS Barack Obama mengumumkan rencana untuk mempersenjatai oposisi Suriah.

Hal ini dibeberkan oleh media terkemuka AS, Los Angeles Times yang mengutip pejabat-pejabat AS dan komandan-komandan pemberontak Suriah.

Menyingkap Hakikat Wahabisme; Peralihan Pemikiran Isam Al-Imad dari Tokoh Wahabi Menjadi Syiah (Bagian Pertama)

Dulu saya berguru langsung kepada Bin Baz, Mufti Besar Arab Saudi. Tapi dalam hati aku selalu berpikir, mengapa kecintaan yang tulus kepada Imam Ali, Imam Husein dan semua imam lainnya tetap menggelora di hati sebagian orang dan tak pernah luntur meski sudah berlalu berabad-abad lamanya? Dari sisi lain aku menyaksikan betapa gencarnya majlis-majlis taklim di Arab Saudi mengkritik Imam Ali dan Imam Husein. Aku melihat juga bagaimana mereka mencari pembenaran atas apa yang dilakukan Yazid dan Muawiyah... Aku menyaksikan majlis-majlis yang dengan mudah mengkritik Imam Ali bahkan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas terhadap beliau. Tapi ketika menyaksikan keutamaan Imam Ali –bahkan yang dinukil dalam kitab-kitab mereka sendiri- mereka nampak tidak bisa menerimanya... Melihat itu aku mencela diri sendiri dan aku memaksa diri ini untuk banyak membaca sejarah Ahlul Bait as... Setelah banyak membaca akhirnya aku berkesimpulan bahwa semua yang dilakukan Imam Ali didasari oleh akal dan logika, sementara apa yang dikatakan oleh orang-orang Wahabi tak lebih dari pembenaran buruk tanpa landasan logika."
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...