Imam Muhammad Baqir as: “Orang yang mencari ilmu dengan tujuan mendebat ulama (lain), mempermalukan orang-orang bodoh atau mencari perhatian manusia, maka bersiap-siaplah untuk menempati neraka. Kepemimpinan tidak berhak dimiliki kecuali oleh ahlinya”.
LAKUKAN SEKECIL APAPUN YANG KAU BISA UNTUK BELIAU AFS, WALAU HANYA MENGUMPULKAN TULISAN YANG TERSERAK!

فالشيعة هم أهل السنة

Tampilkan postingan dengan label Sejarah Aimmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Aimmah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2012

Buku Putih Mazhab Syiah: menurut Ulama Syiah yang Muktabar

Judul: Buku Putih Mazhab Syiah menurut Ulama Syiah yang Muktabar
Buku Paling Kontemporer dan Komprehensif yang Menjelaskan Tuduhan-tuduhan Menyesatkan tentang Syiah.
Penerbit: Ahlul Bait Indonesia


a. Kapan Mazhab Syiah Muncul?
Mazhab Syiah sebagai pengikut Ali bin Abi Thalib a.s. (imam pertama Mazhab Syiah) sudah muncul sejak Rasulullah SAAW masih hidup. Hal ini dapat dibuktikan dengan realita-realita berikut ini:

Pertama, ketika Rasulullah SAAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengajak keluarga terdekatnya masuk Islam, ia berkata kepada mereka: “Barang siapa di antara kalian yang siap untuk mengikutiku, maka ia akan menjadi pengganti dan washiku setelah aku meninggal dunia”. Tidak ada seorang pun di antara mereka yang bersedia untuk mengikutinya kecuali Ali a.s. Sangat tidak masuk akal jika seorang pemimpin pergerakan –di hari pertama ia memulai langkah-langkahnya–memperkenalkan penggantinya setelah ia wafat kepada orang lain dan tidak memperkenalkanya kepada para pengikutnya yang setia. Atau ia mengangkat seseorang untuk menjadi penggantinya, akan tetapi, di sepanjang masa aktifnya pergerakan tersebut ia tidak memberikan tugas sedikit pun kepada penggantinya dan memperlakukannya sebagaimana orang biasa. Keberatan-keberatan di atas adalah bukti kuat bahwa Imam Ali Bin Abi Thalib KW setelah diperkenalkan sebagai pengganti dan washi Rasulullah SAAW di hari pertama dakwah, memiliki misi yang tidak berbeda dengan missi Rasulullah SAAW dan orang yang mengikutinya berarti ia juga mengikuti Rasulullah SAAW.

Kisah Abdullah bin Saba’ Selain Riwayat Saif bin Umar

Siapa yang tidak mengenal Abdullah bin Saba’?. Sosoknya sering dijadikan bahan celaan oleh nashibi untuk mengkafirkan Syiah. Menurut khayalan para nashibi, Abdullah bin Saba’ adalah pendiri Syiah, seorang Yahudi yang berpura-pura memeluk Islam dan menyebarkan keyakinan yang menyimpang dari Islam. Diantara keyakinan yang menyimpang tersebut adalah
  1. Penunjukkan Imam Ali sebagai khalifah setelah Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam]
  2. Mencela sahabat Nabi yaitu Abu Bakar [radiallahu ‘anhu], Umar bin Khaththab [radiallahu ‘anhu] dan Utsman bin ‘Affan [radiallahu’anhu]
  3. Upaya pembunuhan Khalifah Utsman bin ‘Affan [radiallahu ‘anhu]
  4. Sikap ghuluw terhadap Ali [radiallahu ‘anhu] dan Ahlul Bait
  5. Mencetuskan aqidah bada’ dan tidak meninggalnya Ali [radiallahu ‘anhu]

Ternyata film anti-Islam itu didanai sebuah lembaga di Qatar

Film penistaan terhadap Nabi Besar Muhammad Saw oleh seorang warga AS, telah menjadi pemicu gelombang tsunami kemarahan umat Islam di seluruh dunia.
Fars News (14/9) melaporkan, sumber-sumber terpercaya menyatakan bahwa produksi film yang menistakan kesucian Nabi Muhammad Saw itu mendapat dukungan dana dari sebuah lembaga di Qatar.
Tersebar bukti-bukti foto di berbagai jejaring sosial yang mengungkap bantuan dana lembaga al-Nour al-Qabidhah, di Qatar, dalam proses produksi film tersebut. (IRIB Indonesia/MZ/SL) http://indonesian.irib.ir/c/journal/view_article_content?groupId=10330&articleId=5194937&version=1.0

Foto yang sama dengan berita yang berbeda juga ditulis oleh Al-Jazeera; http://www.aljazeera.net/news/pages/958df69c-8dcd-4351-9394-b68da93d5f03

Jumat, 14 September 2012

INNOCENCE OF MUSLIMS: Ini Dia Identitas Asli Sutradara Sam Bacile

Sam Bacile?FOXNEWS
Nakoula sebelumnya telah mengaku dia memiliki peran dalam pembuatan film tersebut. Tapi, dia bersikeras dia bukanlah sutradaranya. Identitas asli Sam Bacile akhirnya terungkap karena ternyata ponsel Bacile dan Nakoula terdaftar pada alamat yang sama.

Pria berusia 55 tahun itu mengatakan kepada The Associated Press dalam sebuah interview di Los Angeles Rabu (12/9) bahwa dia menangani bagian logistik dalam perusahaan yang memproduksi Innocence of Muslims yang mengutuk orang Islam dan Nabi Muhammad.

Kamis, 13 September 2012

Foto makam Imam Ja'far Ash-Shadiq sebelum dihancurkan wahhabiy

Di saat peringatan syahidnya Imam Ja’far Ash-Shadiq as, gambar kuno dari makam besar Imam Ja’far di Madinah terungkap. Dalam peringatan yang diadakan di Ahlul Bayt World Assembly di Tehran, dokumen visual tertua penghancuran makam empat Imam Ahlul Bait yang baru ditemukan di Turki dipublikasikan

Foto ini milik wakil Haramain Asy-Syarifain pada masa kekuasaan Ustmaniah (Ottoman) dan makam dari empat Imam Ahlul Bait memiliki kubah dan dinding tinggi (istana). Pekuburan Jannatul Baqi berada di dekat masjid dan rumah Nabi Muhammad saw.
Orang pertama yang dimakamkan di Jannatul Baqi atas perintah Nabi adalah Utsman bin Mazun, yang merupakan sahabat Nabi saw dan pembela Imam Ali as. Baru kemudian beberapa syuhada Perang Uhud dikuburkan di sana dan menambah kemuliaan tempat tersebut.

Syiah Ahlul Bait menghormati pemakaman ini karena di sana dimakamkan jasad suci, termasuk empat imam: Imam Hasan bin Ali, Imam Ali Zainal Abidin, Imam Muhammad Al-Baqir, dan Imam Ja’far Ash-Shadiq as, bersama juga makam Fatimah binti Asad (ibu Imam Ali as), dan makam Ummul Banin (istri Imam Ali as) dan Ismail putra Imam Ja’far as.

Imam Ja'far Shadiq Guru para Imam Mazhab (mengenang khaul Beliau 25 Syawal)

Malik bin Anas (Imam Malik) berkata: “Demi Allah! aku tidak pernah melihat seorang pun melebihi kezuhudan, keutamaan, ibadah dan kewarakan Ja’far bin Muhammad. Suatu waktu aku mendatanginya dan beliau sangat memuliakanku”. Bahkan, Abu Hanifah (Imam Hanafi) pernah belajar pada beliau selama dua tahun. Dia menuturkan pengakuannya, ”Seandainya tidak ada dua tahun, maka Nu’man (Abu Hanifah) pasti binasa”.

Imam Ja’far Ash-Shadiq as. lahir pada 17 Rabiul Awal 80 H di Madinah Al-Munawwarah.  Ayah beliau adalah Imam Muhammad Al-Baqir as. dan ibunya  bernama Ummu Farrah,  putri  Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar.

Subhanallah!! Saat Hussayn AS dibunuh di Karbala, di Inggris terjadi hujan darah

Oleh: Hajis Hala dan Zaynab

Pahlawan wanita Karbala, Sayidah Zainab (putri Ali bin Abi Thalib) diriwayatkan telah berkata, setelah pembantaian saudaranya, Imam Husain as.

“Wahai penduduk Kufah! Wahai para pendusta! Kalian pengkhianat! Kalian pendosa! Sekarang kalian menangis? Semoga Allah tidak pernah mengurangi aliran air mata dan semoga hati-hati kalian terbakar selamanya dengan kesedihan dan penderitaan!

Minggu, 09 September 2012

Tanya-Jawab: Masih hidupkah Imam Zaman A.S. dan masuk akalkah umur yang demikian panjang?

Apa dalil Syiah tentang masih hidupnya Imam Zaman as? Apakah umur yang demikian panjang adalah sesuatu yang masuk akal?

Jawaban:

Mahdawiyah adalah salah satu masalah yang dipertentangkan antara Sunni dan Syiah dan memiliki berbagai dimensi. Masalah yang dibahas dalam Mahdawiyah adalah sebagai berikut:
1. Pentingnya Mahdawiyah dan penantian akan zuhurnya Imam Zaman as.
2. Imamah Imam Zaman as sejak usia 5 tahun dan panjangnya usia beliau.
3. Falsafah mempercayai wujud Imam Zaman as di antara para syah.

Sabtu, 08 September 2012

Peristiwa Ghadir Khum (Bag V) Bagian Kelima:Perlakuan Khusus Rasulullah Saw

Bagian Kelima:Perlakuan Khusus Rasulullah Saw

Perlakuan Khusus Rasulullah Saw

 Salah satu faktor yang membantu kita untuk memahami hadits Ghadir adalah perlakuan Rasulullah Saw terhadap 'Ali As. Menurut timbangan ini, apabila Rasulullah Saw memperlakukan 'Ali As sebagaimana salah seorang sahabat dan bahkan seperti salah seorang kerabat dan anggota keluarganya, dan tidak memandang Hadrat Amirul Mukminin As sebagai memiliki keutamaan maka tidak ada yang dapat dimanfaatkan dari kandungan hadits Ghadir.
 Akan tetapi apabila kita tahu bahwa perlakuan Rasulullah Saw terhadap 'Ali As adalah perlakuan yang berbeda dibandingkan perlakuannya terhadap seluruh kaum Muslimin. Jika kita memperhatikan secara seksama dalam perlakuan ini, hal itu akan membimbing kita kepada matlab bahwa Ali di mata Rasulullah Saw berbeda dari yang lain. Dan seluruh usia dan risalahnya berada pada tataran untuk mengerjakan sebuah pekerjaan raksasa yaitu membinanya dan memperkenalkan kepada seluruh kaum Muslimin akan keutamaan yang dimiliki oleh Amirul Mukminin 'Ali As.

Peristiwa Ghadir Khum (Bag IV) Bagian Keempat: Selangit Keutamaan

Bagian Keempat: Selangit Keutamaan

 Ghadir merupakan telaga arun yang mata airnya bersumber dari keutamaan Amirul Mukminin As. Tentu saja apabila di kalangan para sahabat Rasulullah Saw ada yang lebih utama dari Amirul Mukminin As, ia akan mendapatkan kehormatan dengan kedudukan ini. Akan tetapi yang benarnya bahwa selepas Rasulullah Saw bukan hanya tidak ada orang yang lebih utama dari Amirul Mukminin, bahkan tidak seorang pun yang dapat mencapai kedudukannya meski hingga kakinya.
 Keutamaan-keutamaan 'Ali As yang dinukil dari Rasulullah Saw dan para sahabat melebihi keutamaan-keutamaan yang dinukil ihwal para sahabat.
 Padahal dengan politik desktruktif yang mencoba menutupi keutamaannya dan memelihara kedudukannya, mencela dan mencibir Amirul Mukminin As.

Peristiwa Ghadir Khum (Bag. III) Bagian Ketiga: Kriteria-kriteria

Bagian Ketiga: Kriteria-kriteria

 Rasulullah Saw di samping memperkenalkan 'Ali As sebagai khalifahnya dan kedudukan-kedudukan yang lain pada hari Ghadir dengan penjelasan yang berbeda-beda dengan tegas dan jelas, ia juga memberikan penjelasan-penjelasan yang lain yang konsekuensinya adalah khilafah Hadrat Amirul Mukminin 'Ali As.
 Dalam bagian ini, hadits-hadits yang kami sampaikan sebagai kriteria-kriteria, Nabi Saw berada pada tataran penetapan standar dan kriteria dimana umat Islam berada pada posisi salah dan masalah sinkretisasi antara hak dan batil dan pembeda antara hak dan batil, dengan bersandar kepadanya mereka akan menemukan kebenaran dan menjauhi kebatilan.
 Dalam hadits-hadits ini, Baginda Nabi Saw menetapkan bahwa 'Ali As adalah pelita hidayah, kriteria iman dan mizan kebenaran. Sesuai dengan hadits ini, 'Ali As bukanlah seorang pemimpin biasa; akan tetapi ia adalah seorang pemimpin Ilahi dimana ucapan dan perbuatannya adalah sebuah ukuran; amalan menjadi benar ketika ia mengerjakannya; ucapan menjadi benar ketika ia menuturkannya, barisan yang benar adalah barisan dimana ia berdiri. Dan barang siapa yang tidak berada dalam barisannya, maka ia adalah sesat dan batil.

Peristiwa Ghadir Khum (Bag II) Bagian Kedua: Khilâfah dan Wishâyah

Bagian Kedua: Khilâfah dan Wishâyah


Khalifah yang memerintah dengan Kebenaran

 Menurut akidah mazhab Syi'ah, khalifah Rasulullah Saw memiliki dua tugas:


1. Pemerintahan Lahir

 Yaitu pemerintah yang mengimplementasikan hokum (qanun), menjaga terlaksananya hak-hak dan menjaga negeri-negeri Islam dan sebagainya.
 Dalam masalah ini, khalifah seperti para pemerintahan yang lain; dengan perbedaan bahwa dalam pemerintahan Islam terjaganya keadilan social yang merupakan kewajiban dan tipologi pemerintahan Islam.

Peristiwa Ghadir Khum (Bag I)

قَالَ رَسُول الله صلّ الله عليه وَ آله

اِنِّي تَارِكٌ فِيكُمُ الثَّقَلَيْنِ: كِتَابَ الله،ِ وَ عِتْرَتِي اَهْلَ بَيْتِي، مَا اِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا لَنْ تَضِلُّوا اَبَدًا، وَانَّهُمَا لَنْ يَفْتَرِقَا حَت?ّ يرِدَا عَلَيَّ الْحَوْضَ.


Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya Aku tinggalkan pada kalian dua pusaka, Kitabullah dan Itrah (Ahlul Bait), selama kalian berpegang teguh dengan keduanya, maka kalian tidak akan tersesat selamanya. Dan keduanya tidak akan berpisah sampai bertemu denganku di telaga Haudh.
(Sahih Muslim, jilid 7, hal. 122; Sunan Darami, jilid 2, hal. 432; Musnad Ahmad, jilid 4, hal. 14, 17, 26, 59, jilid 4, hal 466, 471, jilid 5, hal. 182; Mustadrak Hakim, jilid 4, hal. 109, 148, 533 dan..)

Minggu, 02 September 2012

Ali bin Abi Thalib di Mata Ibnu Taimiyah

ALI BIN ABI THALIB adalah satu sosok sahabat terkemuka Rasulullah saw. Terlampau banyak keutamaan yang disematkan pada diri Ali, baik melalui wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah, maupun melalui hadis yang secara langsung disampaikan oleh Rasul. Keutamaan Ali dapat dilihat dari banyak sudut pandang. Dilihat dari proses kelahiran[2] hingga kesyahidannya.[3] Dari kedekatannya dengan Rasulullah, hingga kecerdasannya dalam menyerap semua ilmu yang diajarkan oleh Rasul kepadanya. Dari situlah akhirnya ia mendapat banyak kepercayaan dari Rasul dalam melaksanakan tugas-tugas ritual maupun sosial keagamaan.

Senin, 16 Januari 2012

Yazid dalam Timbangan Al-Qur'an dan As-Sunnah

Pada tahun 62 H sekelompok warga Madinah pergi ke Syam. Dengan mata kepala mereka sendiri mereka menyaksikan perbuatan mungkar Yazid bin Muawiyah. Dari sinilah mereka sadar bahwa khalifah yang berkuasa atas kaum muslimin adalah orang yang tidak mengenal agamanya. Setibanya di kota Madinah, mereka menceritakan apa yang terjadi di Syam kepada penduduk Madinah. Mereka mengutuk Yazid. Abdullah bin Handhalah ra yang juga ikut pegi ke Syam berkata, "Wahai penduduk Madinah, kami baru saja tiba dari Syam. Kami sempat bertemu dan bertatap muka langsung dengan Yazid. Ketahuilah bahwa dia adalah seorang yang tidak mengenal agamanya. Dia adalah seorang yang meniduri ibu, anak dan saudara sekaligus. Yazid adalah seorang peminum khamar, yang tidak melaksanakan kewajiban shalat dan bahkan membantai anak keturunan Nabi."

Kamis, 08 Desember 2011

Mengapa Asyura Dirayakan?

Faktor-faktor yang mendasari pengikut mazhab Ahlulbait memperingati hari syahadah Imam Husain as atau yang disebut dengan “Asyura” di antaranya sebagai berikut:

a. Adanya teks-teks hadis secara umum tentang keharusan kita mencintai Imam Husain sebagai salah seorang dari pribadi-pribadi keluarga Nabi yang disucikan. Dan salah satu bentuk mengekspresikan kecintaan itu dengan memperingati hari lahir dan wafat beliau.

b. Adanya contoh dari para Imam suci Ahlulbait as atas hal itu, bahkan diriwayatkan berbagai hadis yang menyebutkan tentang keutamaan memperingati hari Asyura dengan berbagai ritual khusus, seperti membaca doa ziarah Asyura, saling mengucapkan ucapan bela sungkawa sesama mukmin dan bahkan adanya riwayat yang melarang kita untuk melakukan aktivitas ekonomi (mata pencaharian) di hari itu, karena hari itu adalah hari yang tidak akan membawa berkah.

Selasa, 29 November 2011

Amalan Tanggal 1-10 Asyura

Bulan ini adalah bulan kesedihan Ahlulbait as dan pecinta mereka. Imam Ali Ridha as berkata, “Ketika bulan Muharam tiba, tidak seorang pun melihat ayahku tertawa. Hari-hari dilalui dengan sedih sampai hari kesepuluh. Ketika hari kesepuluh tiba, yaitu hari musibah, kesedihan dan hari tangis beliau semakin memuncak. Beliau bersabda, “Hari ini adalah hari dibunuhnya Husain as.”

Malam pertama
Pada malam ini dianjurkan melakukan ibadah-ibadah sebagai berikut:
1. Salat seratus rakaat, setiap rakaat membaca Fatihah dan al-Ikhlas.
2. Salat dua rakaat, rakaat pertama membaca Fatihah dan Surat al-An’am dan rakaat kedua membaca Fatihah dan Yasin.
3. Salat dua rakaat, setiap rakaat membaca Fatihah dan Qulhuwallahu Ahad sebelas kali.

Senin, 28 November 2011

Ziarah Imam Husein A.S.


بسم الله الرحمن الرحيم
أللهم صل على محمد وآل محد

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا اَبا عَبْدِاللهِ،
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا بْنَ رَسُولِ اللهِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا بْنَ اَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ وَابْنَ سَيِّدِ الْوَصِيِّينَ،
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا بْنَ فَاطِمَةَ سَيِّدَةِ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ،
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا ثَارَ اللهِ وَابْنَ ثَارِهِ وَالْوِتْرَ الْمَوْتُورَ،
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ وَعَلَى اْلاَرْوَاحِ الَّتِي حَلَّتْ بِفِنَائِكَ
عَلَيْكُمْ مِنِّي جَمِيعًا سَلاَمُ اللهِ اَبَداً مَا بَقيتُ وَبَقِىَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ.



Mengapa Wahhabiy Membela Yazid?

Para Salafiyyûn Wahhâbiyyûn Mujassimûn Musyabbihûn ketika hendak menjajakan akidah tajsîm yang mengatakan misalnya bahwa Allah itu” bersemayam” di atas Arsy-Nya dan dipikul oleh malaikat atau kambing hutan berbentuk malaikat mereka mengandalkan nama-nama tokoh tetentu yang mereka yakini sebagai aimmah Salaf, seperti Imam Ahmad bin Hanbal, al Qâdhi al Farrâ’ al Mujassim, al Khallâl dkk. Akan tetapi ketika terbukti para aimmah Salaf bersikap tegas terhadap kefasikan dan kemunafikan bani Umayyah, yang dalam banyak hadis shahih, Nabi saw. menyebutkan bahwa mereka adalah oknum perusak agama yang paling berbahaya…[1] Ketika para aimmah Salaf kebanggaan Salafiyyûn Wahhâbiyyûn Mujassimûn Musyabbihûn itu bersikap tegas, maka mereka berpura-pura tuli dan buta… maka mereka segera menyumbat telinga-telinga mereka dengan ujung-ujung jari-jari mereka pesis yang difirmankan Allah dalam Al Qur’an suc-Nya:

Sabtu, 26 November 2011

Kesyahidan Imam Huseyn Dalam Tradisi Melayu

Kesyahidan Husein dikenal luas di dunia Islam. Kematiannya yang mengenaskan, tubuh bersimbah darah, tangan terpotong dan kepala terpisah dari badan, senantiasa diingat oleh banyak orang Islam. Hari wafatnya yang jatuh pada tanggal 10 Muharam pun selalu diperingati di banyak negeri, baik yang mayoritas penduduknya Sunni maupun Syiah. Semua itu menunjukkan bahwa tragedi Kerbela yang terjadi hampir tiga belas abad yang lalu itu memiliki arti tersendiri bagi kaum Muslimin.

Di Indonesia kisah kesyahidan Amir Husein, demikian ia disebut dalam teks Melayu, telah dikenal sejak masa awal pesatnya perkembangan Islam pada abad 13 – 15 M. Pada masa inilah hikayat tersebut mulai dikarang dalam bahasa Melayu. Dua versi paling masyhur yang dijadikan sumber penulisan versi-versi lain pada masa berikutnya ialah yang berjudul Hikayat Muhammad Ali Hanafiyahh dan Hikayat Sayidina Husein. Yang disebut pertama dikarang sekitar abad ke-14 atau 15 M berdasarkan sumber Persia, sedangkan yang belakangan dikarang sekitar abad ke-17 M di Aceh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...