Imam Muhammad Baqir as: “Orang yang mencari ilmu dengan tujuan mendebat ulama (lain), mempermalukan orang-orang bodoh atau mencari perhatian manusia, maka bersiap-siaplah untuk menempati neraka. Kepemimpinan tidak berhak dimiliki kecuali oleh ahlinya”.
LAKUKAN SEKECIL APAPUN YANG KAU BISA UNTUK BELIAU AFS, WALAU HANYA MENGUMPULKAN TULISAN YANG TERSERAK!

فالشيعة هم أهل السنة

Minggu, 14 Juli 2013

Teroris Takfiri Di Ambang Kehancuran

Sumber-sumber di Suriah, Sabtu (13/7) mengabarkan tentang meningkatnya eskalasi bentrokan antara kelompok pemberontak Free Syrian Army dengan kelompok teroris Takfiri, Al Qaeda di Barat Laut negara itu.
 
Bentrokan senjata antara sesama kelompok teroris Suriah itu terjadi sejak beberapa hari lalu setelah salah satu kelompok yang berafiliasi ke Al Qaeda berusaha merebut persenjataan milik Free Syrian Army. Bentrokan-bentrokan itu menunjukkan adanya peningkatan eskalasi ketegangan antara FSA, pemberontak dan kelompok-kelompok Salafi underbow Al Qaeda seperti Front Al Nushra.

Jumat, 12 Juli 2013

FSA Gelar Sidang Bahas Pembunuhan Anggotanya oleh Teroris Takfiri

Pasca tewasnya seorang panglima Pasukan Bebas Suriah (FSA) di tangan sekelompok anasir Takfiri afiliasi Al-Qaeda, para anggota senior FSA menggelar pertemuan khusus guna membahas dan menetapkan keputusan tentang masalah ini.  
 
Tasnimnews mengutip Al-Arabiya (12/7) melaporkan, setelah pembunuhan terhadap Muhammad Kamal Al-Hamami, Luwi Al-Miqdad seorang juru bicara FSA mengatakan, "Para pejabat senior kelompok ini hari ini (Jumat, 12/7) berunding untuk membicarakan kasus pembunuhan terhadap Al-Hamami."
 

Militan Takfiri Suriah Ancam Akan Membunuh Semua Komandan FSA

Sekelompok militan Takfiri di Suriah membunuh seorang komandan senior Pasukan Bebas Suriah (FSA) menyusul eskalasi pertikaian di antara kelompok-kelompok bersenjata dukungan asing di Suriah.

Qassem Saadeddine, seorang juru bicara FSA (11/7) mengatakan bahwa para militan Takfiri membunuh Kamal Hamami atau yang dikenal dengan Abu Bassel Al-Ladkani, setelah pertemuan membahas rencana pertempuran di kota pelabuhan Latakia, Suriah.
 

Kamis, 11 Juli 2013

Ternyata! CIA Diam-diam Telah Latih Pemberontak Suriah Sejak Akhir 2012

Badan intelijen Amerika Serikat, CIA dan pasukan operasi khusus AS, diam-diam telah melatih para pemberontak Suriah selama berbulan-bulan. Jauh sebelum Presiden AS Barack Obama mengumumkan rencana untuk mempersenjatai oposisi Suriah.

Hal ini dibeberkan oleh media terkemuka AS, Los Angeles Times yang mengutip pejabat-pejabat AS dan komandan-komandan pemberontak Suriah.

Menyingkap Hakikat Wahabisme; Peralihan Pemikiran Isam Al-Imad dari Tokoh Wahabi Menjadi Syiah (Bagian Pertama)

Dulu saya berguru langsung kepada Bin Baz, Mufti Besar Arab Saudi. Tapi dalam hati aku selalu berpikir, mengapa kecintaan yang tulus kepada Imam Ali, Imam Husein dan semua imam lainnya tetap menggelora di hati sebagian orang dan tak pernah luntur meski sudah berlalu berabad-abad lamanya? Dari sisi lain aku menyaksikan betapa gencarnya majlis-majlis taklim di Arab Saudi mengkritik Imam Ali dan Imam Husein. Aku melihat juga bagaimana mereka mencari pembenaran atas apa yang dilakukan Yazid dan Muawiyah... Aku menyaksikan majlis-majlis yang dengan mudah mengkritik Imam Ali bahkan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas terhadap beliau. Tapi ketika menyaksikan keutamaan Imam Ali –bahkan yang dinukil dalam kitab-kitab mereka sendiri- mereka nampak tidak bisa menerimanya... Melihat itu aku mencela diri sendiri dan aku memaksa diri ini untuk banyak membaca sejarah Ahlul Bait as... Setelah banyak membaca akhirnya aku berkesimpulan bahwa semua yang dilakukan Imam Ali didasari oleh akal dan logika, sementara apa yang dikatakan oleh orang-orang Wahabi tak lebih dari pembenaran buruk tanpa landasan logika."
 

Pentingnya Menguji Akurasi Jadwal Imsakiyah

Puasa Ramadhan 1434 H / 2013 M sudah dimulai dimeriahkan dengan kegiatan ibadah yang berbentuk mahdlah (murni) maupun ghairu mahdlah (tidak murni). Tidak hanya keramaian atas masuk di bulan suci itu dengan kegiatan yang bersifat mental maupun jasmani saja, tapi juga diramaikan dengan tersebarnya jadwal imsakiyah di masyarakat.

Jadwal imsakiyah inilah yang nanti di bulan Ramadhan yang memberi informasi kepada masyarakat Islam tentang kapan dimulai berpuasa maupun diperbolehkan berbuka puasa dalam setiap hari sehingga sangat dibutuhkan baik untuk perorangan yang nantinya dipasang di rumah ataupun masjid, mushalla dan langgar yang akan dipasang di tempatnya masing-masing sebagai pedoman mengumandangkan azan dalam setiap waktu sholat, berbuka puasa (memasuki waktu magrib) dan informasi memasuki waktu imsakiyah dalam setiap harinya dalam bulan suci Ramadhan, akan tetapi di bulan suci Ramadhan 1434 H ini, ada kemungkinan perbedaan dalam memulai puasa, ada yang memulai tanggal 09 Juli 2013 atau 10 Juli 2013.

Dilema Nawashib (Kaum Pembenci Nabi Muhammad dan Keluarga Muhammad)

 
Syekh Hasan bin Farhan al-Maliki
(Ulama, berdomisili di Riadh, SA)
Apa yang saya maksud dengan para pembenci keluarga Nabi Muhammad (saw), atau lebih dikenal dengan istilah "Nawashib", tentu tidak saya maksudkan Ahlussunnah. Sebab, saya termasuk salah seorang yang bermazhab Ahlussunnah.

"Nawashib" yang dimaksud di sini adalah mereka yang dapat dianggap sebagai para penyusup ke dalam tubuh Ahlussunnah. Mereka adalah para pembenci keluarga Nabi.

Selasa, 09 Juli 2013

Inilah Bukti Kecintaan Salafy-Wahabi Terhadap Sahabat Nabi Saw.

Tentara pembrontak salafy-wahabi diatas puing makam
Sahabat Hujur bin Adhi setelah mereka hancurkan
Inilah Bukti “Kecintaan” Salafy-Wahabi Terhadap Sahabat Nabi: Membongkar dan Menodai Makam Sahabat Nabi Saw. Hujur bin Adi ra dan Ja’far bin Abi Thalib ra. Silahkan baca laporannya dibawah ini (Abu Salafy)
_________

Front al-Nusra Bongkar Makam Sahabat Nabi Saw


Masih ingat pendeta AS, Terry Jones, pada 20 Maret 2011 yang  memprovokasi umat beragama dunia dengan membakar al-Quran di sebuah gereja di Florida, Amerika Serikat? Sekedar mengingatkan saja, sebab jauh di Suriah sana, tepatnya di kota Adra, pinggiran Damaskus, Front al-Nusra, jaringan teroris yang berafiliasi dengan Al-Qaeda baru-baru ini tidak saja melakukan penodaan agama, namun menghasut perang sektarian atas nama Agama yang katanya berdasarkan fatwa “Islam”.

Grand Shaikh Al-Azhar: Keterlibatan Kanal Islami Dalam Konflik Politik Rugikan Islam (Wawancara Eksklusif)

Grand Shaikh Al-Azhar Prof. DR. Ahmad Thayeb menegaskan bahwa saat ini merupakan kesempatan emas bagi Al-Azhar untuk bekerja dengan seluruh kemampuannya demi mengembalikan kejayaannya di masa lalu. Beliau juga menegaskan bahwa Al-Azhar tidak akan mungkin berkhianat terhadap agama dan syariat Allah SWT.. Pasca kunjungannya ke Uni Emirat Arab, beliau mengatakan bahwasanya bukan tugas Dewan Ulama Senior untuk setuju atau tidak terhadap setiap draft undang-undang yang akan disahkan di Mesir. Akan tetapi, tugas Dewan Ulama Senior adalah menjelaskan kepada umat apakah draft suatu undang-undang sesuai dengan syariat Islam atau tidak. Beliau juga mengisyaratkan bahwa sebagian poin dari draft undang-undang sukuk (obligasi) yang diajukan oleh MPR Mesir sesuai dengan syariat, namun sebagian poin yang lain tidak sesuai dengan syariat. Dan Dewan Ulama Senior memberikan syarat-syarat dalam draft undang-undang sukuk tersebut agar tidak mengganggu aset-aset fundamental milik negara.

Masyarakat akan melihat mana permata, mana kerikil; mana Azhari, mana Salafi-Wahabi?

Siapa Azhari Siapa Salafi-Wahabi?

Oleh: Zulfahani Hasyim*

Tulisan ini tertulis setelah kegelisahan penulis yang berlangsung sejak lama dan membuncah saat penulis menyaksikan wawancara Dr. Ahmad Karimah, salah satu pengajar di Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar Kairo di staisun televisi Mesir, Al-Masriyah. Beliau mengungkapkan kegelisahan beliau akan serangan-serangan baik dalam bentuk fisik atau opini publik terhadap Al-Azhar sebagai lembaga pendidikan dan keagamaan di Mesir oleh dua kelompok radikal Islam di Mesir yaitu Ikhwanul Muslimin dan Jama’ah Salafi. Sebelumnya penulis pernah mendapati sendiri di kampus, seorang mahasiswa Mesir yang berkoar-koar tentang “kekeliruan” akidah yang dianut Al-Azhar. Melabeli pengajar-pengajarAl-Azhar dengan label sesat dan bahkan kafir. Saat itu penulis langsung menegur dia dan mengajaknya diskusi. Namun bukan diskusi yang baik yang terjadi tapi justru debat kusir yang tidak ada ujungnya.

Kitab “Al-Muqtathofat” Bisa Jadi Senjata Atasi Wahabi

Tradisi tahlilan, ziarah kubur, istighotsah, dibaan atau maulidan dan sejenisnya sudah mendarah daging di tengah masyarakat. Namun ketika ditanya mengenai dalil, sebagian masyarakat awam tidak tahu, dan itu dijadikan senjata kaum Salafi Wahabi untuk mengkafir-kafirkan banyak orang.

Adalah Kitab “al-Muqtathofat li Ahlil Bidayat” yang ditulis oleh KH Marzuki Mustamar, Ketua PCNU Kota Malang memberikan pedoman bagi masyarakat jika suatu ketika ada pihak-pihak yang tidak suka dengan tradisi itu.

Inilah Sikap Ulama Al-Azhar Terkait Kondisi di Mesir

Kelompok Ikhwanul Muslimin menganggap kudeta terhadap presiden mereka, DR. Muhammad Mursi merupakan kudeta terhadap agama Islam. Mereka mengungkapkan bahwa agama Islam saat ini telah dilenyapkan dan wajib hukumnya menolong agama Allah berlandaskan munculnya tindakan anarkis dan korban tak berdosa yang berjatuhan. Karena munculnya cara berpikir yang salah ini, para ulama Al-Azhar menegaskan bahwa apa yang terjadi saat ini bukanlah merupakan konflik agama dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan agama. Ini hanyalah konflik antar partai dan golongan, serta sama sekali tidak bertujuan untuk agama. Para ulama Al-Azhar juga menyatakan bahwa pembunuh dan korban sama-sama akan masuk neraka. Kondisi saat ini adalah fitnah, menghimbau warga Mesir untuk tetap tinggal rumah masing-masing sampai fitnah ini berlalu.

Bantahan Putera Syekh Yusuf Al-Qardhawi terhadap Ayahnya

Kemarin, Dr. Yusuf  al-Qardhawi, Ketua Persatuan Ulama Islam Internasional, mengeluarkan fatwa kewajiban mendukung Legitimasi Presiden Mesir Muhammad Morsi yang dimakzulkan setelah jutaan rakyat Mesir turun ke jalan untuk menarik/mencabut nota kepercayaan atas kepemimpinannya. Putera beliau yang bernama Abdurrahman Yusuf al-Qardhawi tidak sepakat dengan fatwa yang dikeluarkan oleh ayahnya tersebut. Dia membalas fatwa tersebut dengan sepucuk surat kepada ayahnya yang dipublikasikan oleh media-media di Mesir. Redaksi Mosleminfo berhasil mengalihbahasakan surat tersebut dari Harian Youm7. Berikut terjemahan suratnya:

Selasa, 02 Juli 2013

Tentara Suriah Tewaskan Pemimpin Front al-Nusra

Unit Tentara Suriah terus bergerak dan berhasil menewaskan sejumlah besar teroris dalam serangkaian operasi yang menargetkan tempat pertemuan mereka di Ghouta Timur dan Selatan pedesaan Damaskus.

Mereka yang tewas diantara teroris adalah pemimpin Front al-Nusra dari brigade "Liwa al-Islam".

Sebuah sumber resmi di Damaskus pada Senin, 01/07/13, mengatakan bahwa sarang teroris itu hancur dekat Garden al-Jalaa di kota Douma, dan menambahkan pemimpin teroris yang tewas bernama Hatem Abdul-Raouf, dari brigade "Liwa al-Islam" dan Yehiya al-Sa'our, di samping pemimpin anggota kelompok lain dari "Douma Martyrs Brigade" bernama Ali Fayyad.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...